Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

UE ingin pengisi daya iPhone dapat digunakan di ponsel Android, inilah pembaruannya

UE ingin pengisi daya iPhone dapat digunakan di ponsel Android, inilah pembaruannya
Ilustrasi pengisi daya iPhone.(Pixabay/Reka)

Kami mengetahui berbagai jenis pengisi daya untuk perangkat seperti ponsel, tablet, dan headphone dari Android atau Apple.

Tapi perbedaan ini akan ditangani oleh Uni Eropa, yang akan mencapai kesepakatan tentang pelabuhan pengisian umum akhir tahun ini, kata MP.

Seperti yang Anda ketahui, perangkat Android dan iPhone menggunakan pengisian daya yang berbeda. iPhone menggunakan kabel Lightning sedangkan Android menggunakan USB-C.

Komisi Eropa mencatat bahwa setengah dari pengisi daya yang dijual dengan ponsel 2018 adalah USB micro-B. Sedangkan konektor USB-C dan 21% pada Lightning.

Diskusi tentang port pengisian daya ponsel standar telah berlangsung selama lebih dari satu dekade.

Tapi tahun lalu, dia akhirnya mengusulkan RUU pertama di dunia tentang masalah ini setelah perusahaan gagal menyepakatinya.

Menurut Alex Agius Saliba, anggota parlemen yang memimpin masalah ini, legislatif akan dapat memberikan suara pada proposal pada Mei.

Ini akan memungkinkan dia untuk memulai negosiasi dengan negara-negara Uni Eropa pada draft akhir.

"Kesepakatan bisa dilakukan pada akhir tahun, itu tujuan kami," katanya kepada Reuters.

Penawaran memiliki cakupan yang lebih luas.

Ini kemungkinan besar akan mempengaruhi Samsung, Huawei dan produsen perangkat lainnya, dan waktunya akan lebih pendek daripada dalam rancangan Komisi.

“Ini akan menjadi peluang yang akan hilang sama sekali jika kita hanya fokus pada smartphone,” kata Agius Saliba.

Dia mengatakan dia ingin e-reader, laptop, keyboard, mouse, headphone, jam tangan pintar, dan mainan elektronik memiliki satu port pengisian daya.

Sejauh ini, Komisi Eropa hanya memiliki daftar ponsel, tablet, dan headphone.

Selain itu, dia ingin KPPU bisa menyelaraskan sistem wireless charging pada 2025. Undang-undang tersebut juga diperkirakan akan berlaku enam bulan setelah disahkan, bukan dua tahun untuk perangkat yang mematuhi aturan.

Keinginan Uni Eropa telah banyak dikritik oleh Apple.

Pembuat iPhone memperingatkan bahwa pengisi daya konvensional akan merusak inovasi dan menciptakan tumpukan sampah elektronik jika konsumen terpaksa beralih ke pengisi daya baru.

#aplikasi trading android terbaik #trading android terbaik #aplikasi trading forex terbaik #aplikasi trading forex terpercaya #aplikasi untuk trading terbaik #aplikasi online trading terbaik #aplikasi trading forex terbaik untuk pemula #aplikasi untuk trading forex #aplikasi trading forex yang terdaftar di ojk #aplikasi forex terbaik android #trading forex di hp #trading saham lewat hp #aplikasi trading option #aplikasi trading online terbaik #aplikasi broker trading terbaik #aplikasi copy trade #aplikasi trading terbaik di hp #aplikasi trading forex #aplikasi trading terpercaya di android #aplikasi forex invest #aplikasi trading rupiah