Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tencent dikabarkan akan membeli Black Shark untuk Metaverse

Tencent dikabarkan akan membeli Black Shark untuk Metaverse
Ilustrasi.(gadget.jagatreview/Reka)

Rumor mengatakan bahwa Tencent mengakuisisi pembuat ponsel gaming Cina Black Shark. Langkah ini bermula dari keinginan Tencent untuk menyelam lebih dalam ke dunia Metaverse.

Kemungkinan pembelian Tencent Black Shark sebelumnya dilaporkan oleh media lokal 36Kr.

Menurut sumber yang mengetahui rencana tersebut, Tencent telah memulai negosiasi untuk

mengakuisisi Black Shark. Salah satu sumber mengatakan bahwa perusahaan kecil, termasuk investor di

Xiaomi Corp, akan pindah ke virtual reality atau headset VR setelah perusahaan induknya mencapai

kesepakatan, seperti dikutip Bloomberg, Rabu (1 Desember 2022).

Menurut Kr Asia, Tencent akan membeli Black Shark seharga US$420 juta. Kesepakatan itu akan menghasilkan game dan konten untuk produsen perangkat keras.

Baik Tencent, Black Shark maupun Xiaomi tidak segera menanggapi permintaan komentar, Bloomberg melaporkan.

Kr Asia menulis bahwa berita tersebut menandai investasi pertama Tencent dalam pembuat perangkat keras yang terkait dengan bisnis Metaverse-nya.

Tencent diketahui tertarik dengan Metaverse.

Perusahaan teknologi mengakui bahwa Metaverse adalah bagian dari operasi masa depan dan secara bertahap akan membentuk cara orang hidup, bekerja, dan berinteraksi di ruang digital.

Dalam laporan laba rugi kuartal ketiga 2021, Ketua dan CEO Tencent Pony Ma mengatakan perusahaan akan membangun Metaverse "banyak jalur" sendiri.

Game adalah salah satu cara termudah untuk melakukan ini.

Diketahui pada September 2021, Tencent mengajukan dua merek dagang "Kings Metaverse" dan "TiMi Metaverse".

Ini mengacu pada game seluler populer Honor of Kings dan salah satu studio video game anak perusahaannya, TiMi.

Sektor game juga telah diawasi ketat oleh Tencent sejak lama.

Laporan 36Kr menyatakan bahwa pada tahun 2021 saja, perusahaan tersebut menjadi investor di lebih dari 67 perusahaan video game.