Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pixel Ninja oleh Kuncie meningkatkan kemampuan kreatif.

Pixel Ninja oleh Kuncie meningkatkan kemampuan kreatif.
Ilustrasi Platform Kuncie.(InvestorDaily/Reka)

Platform Kuncie Secara Resmi Mengakuisisi Pixel Ninja yang merupakan platform pendidikan yang berfokus pada desain konten.

Akuisisi tersebut merupakan upaya pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan soft skill yang mengikuti perkembangan teknologi terkini.

Selain itu, memperkuat strategi peningkatan kemampuan dan keterampilan praktis para talenta kreatif Indonesia.

Sekarang platform itu akan menjadi Pixel NInja oleh Kuncie.

Rofiqi Setiawan, Head of Product di Kuncie, mengatakan, "Tim Pixel Ninja telah membangun platform

Andragogi yang sejalan dengan misi Kuncie untuk memberdayakan orang untuk mengembangkan

keterampilan mereka di dunia profesional dan usaha bisnis UMKM. Ruang kreatif digital Pixel Ninja

memperluas akses ke berbagai konten pembelajaran dan mentor berkualitas.

Rofiqi mengatakan pada konferensi pers resmi pada hari Rabu bahwa “Kombinasi kedua entitas

memungkinkan kombinasi sumber daya terbaik untuk mengembangkan portofolio produk inovatif di masa depan.”

Ia optimistis para talenta di Indonesia memiliki keinginan yang kuat untuk terus mengembangkan dan melatih diri.

Semoga ini akan mendorong semakin banyak wirausahawan digital cerdas di Indonesia.

“Kunxi selalu berusaha untuk menawarkan kelas lain. yang dapat terus menerus memenuhi kebutuhan

masyarakat Untuk dapat terus tumbuh dan meningkatkan kualitas hidup dengan melakukan latihan

mandiri dengan layanan tercanggih dari Kuncie. Kini, dengan hadirnya Pixel “Ninja by Kuncie, kami

akan terus mendukung tumbuh kembang anak keterampilan di negara-negara menjadi lebih

komprehensif,” pungkas Rofiqi.

Sementara itu, pendiri Pixel Ninja, Nur Ibrahim Rosyad, yang resmi bergabung dengan tim Kuncie,

mengatakan permintaan akan orang-orang kreatif kini tumbuh di berbagai daerah. kehidupan dan

bisnis juga Hampir setiap perusahaan memiliki karyawan kreatif yang menangani berbagai aspek. dari

desain konten copywriting Videografi, fotografi, dan lainnya

“Hanya sedikit orang kreatif yang bisa mendapatkan penghasilan sendiri tanpa bekerja di kantor. Dalam

3 tahun terakhir Pixel Ninja telah membantu ribuan orang dengan semangat dunia kreatif mencapai t

ujuan mereka dengan menyediakan berbagai kelas online di bidang kreatif,” kata Noor.

Penggabungan Pixel Ninja dengan Kuncie diharapkan dapat memberikan banyak manfaat bagi mereka

yang ingin mengembangkan keterampilannya di dunia kreatif Pixel Ninja Kuncie adalah platform kelas

online untuk kreativitas digital. Terutama di bidang desain grafis, desain UI/UX, video shooting, fotografi, hingga desain 3D.

Pengguna Platform Pixel Ninja oleh Kuncie memiliki akses ke berbagai media. kapanpun dimanapun

dan dapat berpartisipasi di lebih dari 16 kelas yang tersedia saat ini. Konten diajarkan langsung oleh

mentor yang merupakan praktisi di bidangnya. Dengan penjualan rata-rata sekitar 100-200 kelas per

bulan, hingga saat ini lebih dari 9000+ peserta telah berhasil bergabung untuk meningkatkan

keterampilan mereka melalui platform Pixel Ninja dari Kuncie.

Kuncie hadir sebagai strategi untuk membuka ekosistem digital guna membuka lebih banyak peluang

bagi kemajuan komunitas. Melalui penggunaan solusi berbasis teknologi digital, platform Kuncie

dihadirkan kepada berbagai lapisan masyarakat yang ingin mengembangkan diri untuk membawa

kemajuan ekonomi dan kemandirian bagi Indonesia dari pelajar atau mereka yang ingin memulai bisnis

sendiri dan berinvestasi, pelaku UMKM, pembuat konten, koki, penata busana Blogger kecantikan, penulis, dll.

untuk dapat memenuhi semua kebutuhan Lebih dari 100 praktisi dan pakar dari segala bidang telah

dipersiapkan untuk menjadi konsultan di platform Kuncie dan telah dilengkapi dengan lebih dari 1000

konten aktif dan akan terus ditambah oleh para pemimpin industri yang berpengalaman. Sesuai dengan kebutuhan masyarakat. . .

Ada yang dari pengusaha seperti Gita Wirjawan, industri kreatif seperti produser film Joko Anwar,

content creator seperti Raditya Dika, dan masih banyak lagi, baik praktisi mikro maupun makro.